Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dan TP PKK Banjar Kunjungi Perajin di Lingkungan Siluman

Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga (PKK) Kota Banjar, berkolaborasi memotivasi pelaku usaha Kota Banjar tetap produktif, Senin 20 Juli 2020.

Kolaborasi sehari ini, keliling melakukan kunjungan ke perajin Batik Yola Batik Lingkungan Siluman, Kelurahan/Kec. Purwaharja.

Selanjutnya, Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekarjaya dan Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Opak di Desa Kujangsari, Kec Langensari.

Terakhir, berkunjung ke sentra pembuatan katel di Desa Waringinsari, Kec. Langensari.

Rombongan dipimpin langsung Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejari Kota Banjar, Ny. Siti Nur Rodiyah Gunadi dan Ketua TP PKK Kota Banjar, Ny. Elis Kartini Nana Suryana.

Menurut Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejari Kota Banjar, Ny.

Siti Nur Rodiyah Gunadi, kedatangan dan berkunjung ke sejumlah lokasi di Banjar itu, bagian dari rangkaian memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-60 dan Hari Ulang Tahun XX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) tahun 2020.

“Terus bergerak dan berkarya. Sesuai tema HBA ke-60 dan IAD ke-20 tahun 2020,” ujar Ny.Siti Nur Rodiyah.

Bersama tema “Terus Bergerak dan Berkarya” ini, diharapkan jadi motivasi untuk pelaku usaha dan masyarakat di Kota Banjar, agar terus bergerak dan berkarya walaupun di tengah pandemi Covid-19.

“Saat berkunjung tadi, kami juga melakukan baksos kepada masyarakat Banjar. Diharapkan kepedulian kami, meringankan beban pengeluaran warga terdampak Covid-19 itu,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Banjar, Ny. Elis Kartini, mengimbau kepada kader PKK di semua tingkatan di Kota Banjar, saat pandemi Covid-19 ini tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga diri agar terhindar dari wabah.

“Namun itu semua, tidak menjadikan kita untuk berhenti berkarya. Teruslah produktif memberikan kreasi dan inovasinya demi Kota Banjar umumnya. Dan khususnya demi keluarga tercinta,” ujar Ny.Elis.

Wartawan Kabar Priangan, Dede Iwan melaporkan, kedatangan rombongan istri Aparat Penegak Hukum (APH) Kejari Kota Banjar dan istri Pejabat Pemkot Banjar ini, direspons positif para pelaku usaha Banjar yang dikunjunginya.

Bahkan, di antara mereka (pelaku usaha) itu dijadikan ajang promosi dan pemasaran produk unggulan yang dimilikinya selama ini.

Baik itu produk batik, hasil pertanian karya KWT dan UP2K Opak maupun perajin katel.

Seperti halnya, owner Batik Yola, Hj. Lalak Siti Malak, saat itu memaparkan beragam motif batik unggulan Banjar dengan sejarah singkat batik Banjar itu sendiri.

“Batik Banjar selain dipasarkan ke berbagai kota besar Indonesia, saat ini berhasil dijual sampai Korea. Bahkan, perancang busana terkenal nasional, Ivan Gunawan, Harvey Maliolo dan sejumlah artis terkenal lainnya saat mengisi sebuah acara di televisi swasta, sempat memakai batik Banjar,” ujar Hj.Lalak.

Di antara motif batik Banjar yang terkenal selama ini, bermotif kuda lumping, tanaman tarum, motif rambutan sibatulawang dan motif ikan bebeong.

Selain itu, ada motif gabungan kuda lumping pipiti, motif gabungan bebeong daun tarum, gabungan motif kuda lumping daun tarum.